Thursday, September 27, 2018

Isro' Mi'roj




Assalamualaikum

Isra’ mi’raj adalah salah satu peristiwa bersejarah yang tak akan bisa di lakukan oleh orang biasa, Isra’ mi”raj hanya bisa di lakukan oleh orang yang sangat mulia yaitu Nabi Muhammad SAW, perjalanan yang begitu jauh hanya di tempuh dalam waktu satu malam oleh beliau, dari Mekkah ke Baitul Maqdis lalu ke Langit, dengan buroq sebagai kendaraanya, mungkin ada dalam benak kita yang bertanya-tanya, kenapa buroq yang jadi wasilah (perantara) kok bukan yang lain?.
            Ibnu hajar al-atsqolani dalam kitab al-fath berpendapat bahwa perantara buroq sebagai kendaraan Nabi adalah sebagai isyarat yang menunjukkan bentuk keluwesan ajaran agama Islam dalam menghadapi adat istiadat, budaya, dan peradapan umatnya, di samping adanya ke istimewaan tersendiri dari Nabi Muhammad. Pemakaian kendaraan tersebut sesuai dengan budaya orang arab pada waktu itu. Raja apabila ingin memanggil orang yang di cintainya dia akan mengirimkan kendaraan yang biasa ia tunggangi untuk pergi menghadapnya, begitulah budaya orang arab dahulu.
            Menurut Ibnu Abi Jumarah perantara buroq sebagai kendaraan Nabi Muhammad untuk Isro’ mi’roj adalah cara Alloh menunjukkan penghormatan dan pemuliannya kepada Nabi Muhammad, hal ini di karenakan jika Rosululloh naik seorang diri, maka beliau bagaikan orang yang berjalan seorang diri di angkasa raya, padahal seorang penunggang dalam konteks ini lebih mulia dari pada orang yang berjalan.
            Dari pendapat kedua Tokoh ini kita bisa menyimpulkan tentang pertanyaan kenapa buroq kok bukan yang lain? Karna Alloh hendak menunjukan penghormatan dan pemuliaan kepada Rosululloh, di samping itu Alloh menunjukan bahwa Islam adalah agama yang bisa bercampur dengan adat, budaya, dan peradapan umatnya.
            Dalam sebuah hadits mursal yang di riwayatkan oleh Ibnu Ishaq dari Qatadah di jelaskan “ ketika Rosululloh berada di atas punggung Buroq, ia mengelus binatang tersebut seraya berkata; Ada apa dengan dirimu? Engkau terlihat sangat malu” buraq terlihat sangat malu karena yang menungganginya adalah Manusia paling mulia di sisi Alloh, menurut Ibnu Munir “ buraq terlihat malu ketika Rosul berada di punggungnya. Kenyataan ini mendorong jibril untuk menguatkan hatinya, hingga karena itu mengalirlah keringat buroq.
            Begitulah segelintir alasan kenapa buroq yang menjadi kendaraannya Rosululloh ketika Isro’ mi’roj dan segelintir cerita buroq yang begitu grogi karna di tunggangi oleh baginda nabi Muhammad SAW.

Allohumma sholli ala muhammad

No comments:

Post a Comment

Populer

Manfaat kopi

Assalamualaikum   Kopi adalah salah satu minuman yg sangat di minati saat ini, kopi biasanya di minum ketika berkumpul dengan tema...